12 Februari 2012
Rintik hujan pada malam menjelang keberangkatan menuju Bandara mengiringi deru motor kami, aku dan Aldi menuju sebuah rumah didaerah kebun bibit utara. Sebelum sampai disana aku menghentikan aldi untuk meminta izin ke temen-temen yang ada di Masjid Salman Itb. Disana yang ditemui 2011 yang sedang mabit juga Haris dan Setyo. Setelah pamitan dengan mereka, aku kembali menuju Aldi hingga sampai kerumah no 5, Amrinal dan Tomas mengantar keberangkatan menuju Cipaganti. Lelah menunggu selama 2 jam akhirnya berangkat menuju Bandar terminal 2. Setelah sholat tahajud dan subuh bersama Agung dan penumpang lainnya, kami masuk ke tempat menunggu. Karena lapar aku keluar untuk makan, mahal banget deh. Sambil menunggu jam 7 aku baca buku think opposite, so aku baca bukunya dari halaman belakang.
Setelah cek in dan menunggu diruang tunggu pesawat, kami menghubungi keluarga untuk pamitan.
Dipesawat luar biasa sekali pemandangannya. Kapal-kapal itu sangat kecil dari atas ini, serasa tak ada artinya diri ini. Pukul 12 sampai di Malaysia, turun lalu naik monorail ke temat imigrasi. Sempat ada masalah disana sehingga harus menunggu hampir 3 jam. Harus ada yang menjamin kami. Setelah dijelaskan akhirnya bisa juga selesai dan menuju malaka. Saat makan di tempat rehat, makan mee lupa. Lalu sesampainya di apartemen ada mak etek yang sedang makan bersama istri dan nur amalia.
Beberes kamar yang sangat berantakan, sholat bersama orang Somalia yang kuliah di Cina. Lalu ergi ke Josca (semacam Ramayana)untuk membeli barang yang diperlukan. Makan nasi goring ayam dan the original tanpa susu, lalu pulang. Sebelum tidur nonton bola antar Mancity dengn Aston villa. Lalu pulang ke apartemen untuk shlat isya dan menulis ini. Itu aja untuk hari ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar