Senin, 30 April 2012

Cerita Rehan Ikhsanul Risky di UKM

ini cerita diesku.

di tahun pertamaku, di dies 35.
bekerja sama secara langsung dengan uda2 uni2 07,08;dan teman2 09.
(uda2 uni2 lain juga,tapi 3 angkatan inilah yang benar2 mengurusnya)
ini ketika aku pertama kali masuk keluarga besar UKM-ITB.
kaderisasi tahap awal.
aku bisa dikatakan hanya sebatas personil malam pagelaran dan journey.
ikut kepanitiaan,tapi aku rasa aku tak maksimal.
aku terdaftar di staff humas dan kepanitiaan journey.
aku juga diajak untuk danus dosen oleh seorang uda.
tapi untuk kepanitiaan,aku bisa menilai aku tidak maksimal.
pertama kali jadi personil.
nampil di sabuga,waaah.ndak ado lai,manggaretek,hhaha.

di tahun keduaku,di dies 36.
bekerja sama secara langsung dengan uda2 uni2 08;teman2 09;dan adiak2 10.
(uda2 uni2 lain juga,tapi 3 angkatan inilah yang benar2 mengurusnya)
aku personil malam pagelaran,dan aku juga kadiv publikasi.
ya,lebih kompleks.
disini aku banyak mendapat tantangan untuk kepanitiaan.
kaderisasi kepanitiaan besar ini banyak kudapatkan.
mengurus publikasi dan percetakannya,bertemu dan melobby pihak2 media partner,waaah.ndak ado lai.
untuk personil,aku bisa dikatakan sudah tidak gugup lagi.kaderisasi di dies sebelumnya bisa aku aplikasikan.no more manggaretek,hhaha.

di tahun ketigaku, di dies 37.
bekerja sama secara langsung dengan teman2 09;dan adiak2 10,11.
(uda2 uni2 lain juga,tapi 3 angkatan inilah yang benar2 mengurusnya)
aku dan teman2ku sebagai motor penggerak utama.ya.
aku bukan personil malam pagelaran. aku juga bukan kadiv di kepanitiaan.
aku hanya sebagai wakil dari kadiv di bagian danus.mencari.
dan juga,membantu kepanitiaan lain.apapun itu.
Ya Tuhan,berat.berat sekali.
aku ingat ketika di awal perjalanan banyak yang meragukan,bahkan di tengahpun.
meski aku tau itu sebagai pelecut.sebagai pembakar usaha dan semangat.
aku dan tim lain tetap optimis.bisa.pasti bisa.
dan ternyata memang,rumus “man jadda wa jadda” berlaku.
sunnatullah.
aku bisa,kami bisa,kita bisa.
dan demi Tuhan,di edisi ini yang aku luar biasa secara emosi,mental,fisik,apapunlah,terkuras.

setiap cerita diesku memiliki feel masing2.
aku selalu merindukan cerita masing2nya.
aku juga merindukan orang2nya.ya.
karena di tiap cerita diesku,selalu ada yang datang,ada yang pergi.
ya,selalu ada yang pergi.tapi selalu ada yang datang menggantikan.
itu namanya hidup kan?
setiap cerita diesku luar biasa mampu meluluhkan hatiku.

bagaimana dengan dies2 selanjutnya?
aku (selalu) menunggunya.

ini salah satu keluargaku,
Unit Kesenian Minangkabau Institut Teknologi Bandung.

ini cerita diesku.
apa ceritamu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar