Sesungguhnya telah jelas mana
yang benar dan salah itu, ia takkan pernah tercampur meski datang dari arah
yang sama.. menanggapi isu irshad manji yang mulai berkembang di Malaysia kini..
saya merasa tak ada yang perlu ditakuti, kekhawatiran akan kedatangannya saya
rasakan sebagai sesuatu yang berlebihan dan bukti nyata dari sebuah
kesombongan.
Berlebihan karena hidayah itu
datangnya hanya dari Allah semata, tak ada kebermanfaatan sedikitpun yang bisa
kita bahkan semua makhluk berikan kalau Allah tak mengizinkannya, begitu pula
dengan kemudharatan. Sehingga apa hak kita untuk menghalangi seseorang untuk
mencoba memberikan sesuatu yang sudah diusahakannya melalui hasil pemikiran dan
pengalamannya. Suatu saat mungkin kita juga akan merasakan demikian.
Saya mengakui, punya dosa yang
disembunyikan.. Orang masih menghargai kita karena Allah masih menutup aib kita
dari orang lain, sehingga kita rasanya tak pantas mengumbar aib orang lain. Sebuah
hal yang menarik menurut saya dan beberapa kebenaran ada didalam buku yang
dibuat oleh irsyad manji, namun karena latarbelakangnya adalah seorang lesbian
(entah siapa yang membuka aib ini) membuat semua orang melihat segala sesuatu
yang dibuatnya juga salah. Mutiara tetaplah sebuah mutiara, meski ia berada
dalam lumpur sekalipun. Namun kesombonganlah yang membuatnya tak bisa diterima,
mungkin perlu kita ingat kembali arti dari kata sombong “meremehkan orang lain
dan menolak kebenaran”. Pertama kita telah meremehkan irsyad manji karena ia
seorang lesbian dan pendosa, apakah kita tidak.. kedua kita menolak kebenaran
yang ia sampaikan karena ia bagai dalam kubangan lumpur. Kenapa kita tidak
ambil saja dan bersihkan mutiara itu dari kotoran lumpur.
Apakah kita akan menolak
kebenaran hanya karena ia datang dari seorang lesbian. Saya akui perilaku
Lesbian itu adalah sebuah kesalahan, mungkin si penulis juga sudah mengetahuinya
juga, jika ia benar-benar memahami ajaran Islam dan Al-Quran. Dan saya rasa ia
adalah seorang yang paham dengan baik Islam, kalau tidak mengapa ia membuat
karya yang berusaha membuka mata umat islam akan keadaannya sekarang.
Biarlah sikapnya itu menjadi
urusannya dengan Allah, setelah mengingatkannya bahwa itu salah. Hidayah datang
dari Allah, mari kita doakan bersama agar diberikan kepada kita dan juga
untuknya. Point penting yang harus kita ambil dari sini adalah, telitilah dulu
semua kabar yang kita dengar, cukuplah sebuah kedustaan menyampaikan segala
yang kita dengar kepada orang lain tanpa menmeriksa kebenarannya terlebih
dahulu.
Kita baru bisa membedakan antara
yang benar dan salah setelah kita melihat kedua belah pandangan secara
keseluruhan. Dan semoga kita selalu bisa menjadikan keridhoan Allah sebagai
pertimbangannya.
Kepada semua penentang, saya
bertanya kepada anda, sudahkah anda mendapat informasi, membaca bukunya sebelum
menentangnya.. atau anda terjebak dalam otoritas orang lain yang anda anggap
benar. Semua orang pasti akan dimintai pertanggung jawabannya, sehingga alasan
anda akan dipertanyakan. Temukan alasan terkuat anda sebelum menolaknya. Validasi
informasi yang anda dengar, karena anda adalah orang yang beruntung jika anda
mau berfikir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar