Kamis, 14 Juni 2012

Cara Menangani orang "Koleris" yang perlu perhatian

alhamdulillah, akhirnya aku menemukan formula untuk menangani orang yang demikian.. orang ini adalah orang yang perlu diperhatikan karena memang dia perlu akan perhatian. jika tidak diperhatikan ia akan berusaha dengan sekuat tenaga dan berbagai cara agar mendapat perhatian. Jika ada kesempatan untuk tampil kedepan dia pasti akan mengambilnya. Meski dia tidak begitu tahu caranya atau bahkan sama sekali tidak tahu, ia akan nekat demi mendapat perhatian.
Namun pada suatu ketika ia akan sendirian menikmati dirinya sendiri dalam kekuasaan saat ia mendapatkan stress atau tak mampu mempengaruhi orang lain mengikuti keinginannya.
Caranya :
1. jangan berbuat bodoh didepannya, karena saat kita berbuat bodoh atau lemah, ia akan muncul sebagai penguasa yang menyalahkan dan memandang rendah kita.
2. lakukan saja didepannya jika kita ingin agar dia melakukan hal yang sama, dia akan berfikir dan merasa bahwa itu adalah keputusannya. Ia tidak menerima saran dari orang lain.
3. jangan menasehatinya, cukup ceritakan tentang diri sendiri, dia akan lebih menerimanya dibandingkan menasehati secara langsung.
4. Dia suka membicarakan orang lain dan mengontrol sebuah suasana, jika ia tidak mampu ia akan berfikir selalu untuk mendapatkan kendali, dan pada saat itu ia akan melakukan sesuatu yang aneh.
5. Ucapkan banyak terima kasih saat ia melakukan sebuah kebaikan yang tidak disangkanya, ia akan lebih merasa senang. Karena kalau kita mengatakan terima kasih pada sesuatu yang disengaja untuk dilakukannya ia akan merasa bahwa itu memang seharusnya. Jadi efeknya tidak begitu kuat dibandingkan mengatakan terima kasih saat tidak disadarinya bahwa ia telah membantu kita.
6. Biarkan ia asyik dengan dunianya sendiri, jangan ganggu ketika ia sedang dalam keadaan diamnya, karena biasanya orang jenis ini akan diam ketika marah namun akan terlihat dari wajahnya wujud dari ketidak senangan itu. Biarkan dan diamkan hingga ia yang memulai pembicaraan.
7. jangan ungkit kesalahan masa lalu atau sesuatu yang membuatnya marah dahulu, sebab dia cepat melupakan hal tersebut, namun akan cepat kembali dengan level yang sama jika diingatkan.

itu sedikit tips untuk menghadapi orang-orang jenis seperti itu.. biasanya hal ini terjadi pada anak bungsu yang kurang mendapat kasih sayang orang tua sebab kakak-kakaknya mendapatkan prestasi yang membanggakan.Tekanan ini, muncul dihati mereka, oleh karenanya ini mereka lakukan untuk mendapatkan kompensasi dari inferioritas yang mereka terima. Mereka hanya ingin melakukan sesuatu yang membuat mereka diakui sama seperti kakaknya. Walaupun sebenarnya orang tuanya sayang kepadanya, namun yang dipahami adalah dia kurang dianggap karena selalu dibanding-bandingkan. Tekanan yang diterima anak bungsu memang begitu. Dilain pihak, anak bungsu yang lebih mendapat perhatian akan manja dan sangat bergantung pada orang tuanya. Insyaallah jika menemukan jenis yang seperti ini dan hidup bersama mereka. aku akan kembali menyampaikannya melalui media ini.

6 komentar:

  1. hmmmh... pusing menghadapi orang bertipe ini -__-

    BalasHapus
  2. gila menghadapi org ini jalan satu2nya ribut hajar aja abis dibaikin malah neken emang ngehe orang koleris

    BalasHapus
  3. Susah Susah gampang ngadepin orang kayak gini hafft

    BalasHapus
  4. Ngeselin banget org koleris kalo udh mandang org lain rendah, ngomongin org mulu lg dasar emg bener2

    BalasHapus
  5. Ngeselin banget org koleris kalo udh mandang org lain rendah, ngomongin org mulu lg dasar emg bener2

    BalasHapus