Hari ini adalah hari pertama kami ujian, semuanya berjalan
sebagaimana mestinya versi azmul fauzi. Belajar adalah sebuah hal yang sangat
wajar. Sangat aneh kalau tidak belajar. Kemarin sebelum final exam, seorang
datang kekamar dan memberikan “contoh soal” namun aku menerimanya saja tanpa
melihatnya. Aku yakin dengan kemampuanku sendiri, meski pada saat akhir aku
sempat curi-curi pandang ke kertas yang salah seorang bawa kekelas. Karenanya
aku sedikit lupa pada saat ujian terhadap apa yang sudah aku hapalkan. Memang
sulit untuk konsisten ditengah kewajaran melakukan sbuah tindakan. Prinsipku
adalah mempercayai diri sendiri namun berusaha sekuat mungkin tak menyakiti
orang lain.
Hmm.. satu lagi,aku ternyata orangnya masih belum bisa
dengan mudah memaafkan perbuatan orang selama masih demikian. Aku akan menjaga
jarak dengan orang yang suka membicarakan keburukan orang lain. Karena bisa
saja pada saat kita tak bersamanya ia membicarakan keburukan diri kita. Memang
tidak ada efeknya secara langsung, namun untuk lebih menjaga perasaan sakit
hati maka tindakan ini perlu dilakukan.
Berikut beberapa pesan yang mungkin bisa dipakai:
Jangan bersengketa dengan tetangga
Jangan berkongsi dengan orang yang suka cemburu
Jangan tinggal dengan orang pendengki
Jangan bertetangga dengan orang yang bakhil
Jangan memulai perkelahian
Jangan berteman dengan orang yang suka ria
Jangan berkawan dengan orang kikir
Jangan mengumbar rahasia kepada siapapun
Jangan berbicara yang tidak diketahui
Jangan beli kecuali diperlukan
Kalau dari nabi isa as
Temani orang yang dengan mendengar perkataannya akan
menambah amal ibadahmu, orang yang dengan melihatnya akan mengingatkanmu pada
Allah
Dan orang yang dengan melihatnya engkau menjadi zuhud
terhadap dunia (orang kaya dan dermawan)
Kalau dari Luqman
Bersyukurlah pada Allah, karena pada hakikatnya itu untuk
diri sendiri
Jangan sekali-kali berbuat syirik
Hormatilah ibu dan ayahmu
Kalau mereka memaksa berbuat salah, tolaklah dengan baik dan
tetap berbuat baik kepadanya
Semua perbuatan akan dibalas
Dirikanlah solat
Berdakwahlah
Sabar ketika berdakwah
Jangan sombong, kuatkan etika social
Jangan angkuh, memalingkan muka, memandang rendah orang
lain, tidak bertegur sapa
Sederhanalah, jangan buat orang lain gelisah dengan
kehadiran kita.
Lunakkan suara, pandailah berkomunikasi, jangan banyak
bicara yang tidak bermakna..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar