Senin, 11 Juni 2012

Tugasku hanya menyampaikan

Pagi ini aku menyadari betapa beratnya menyampaikan sesuatu yang tak didengar orang lain, sungguh menyakitkan tapi ini hanya sakit kecil. lebih dari itu aku menyadari bagaiman dulu kala rasulullah menyampaikan  namun tiada yang mendengar bahkan ada yang mencemooh dan menghina beliau. kalau aku mungkin sudah mundur. Namun untunglah ada rasulallah, yang lebih baik. tapi aku sekarang mempunyai role model yang bisa aku tiru perlahan-lahan, sedikit demi sedikit. Semoga bisa menjadi setabah, sekuat, dan seikhlas beliau.
hatiku ini masih rapuh, masih takut, masih gamang.. ia harus sering dilatih, ia harus sering dididik.. kalau ia baik maka seluruh anggota tubuhpun ikut baik.
aku menyampaikan disini bukanlah untuk siapa-siapa, melainkan untuk diriku sendiri..
aku harus bisa kuat.. aku harus bisa berbuat, meski kecil..
namun dibalik semuanya aku harus memperbaiki diriku sendiri terlebih dahulu..
selalu ada kesempatan bagi yang mau belajar, tak ada kata terlambat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar