Rabu, 19 September 2012

Pengamen Cilik

Tadi pas pulang aku naik angkot, dengan modal uang 1400 rupiah, kuberanikan naik angkot caringin sadang serang..
Nah di angkot ketika lampu merah di dago ada pengamen cilik yang nyanyi..
banyak orang-orang bertanya...
nanti aku akan jadi apa..
ku tak sekolah
dan sebagainya..
tapi dia bahagia..
dia merdeka..
dia tak tertekan..
dan pembenaran lainnya yang keluar dari nyanyiannya..

dan ketika diakhir diakan minta uang tu, maaf yha buat yang ga setuju..
saya ga ngasih pengamen apapun sekarang..
saya akan kasih pekerjaan yang layak buat mereka atas izin allah..

nah kebetulan diantara kita ga ada yang ngasih thu,.
terus dia bilang an*in*.. wah katanya bahagia.. kok..
katanya ga tertekan kok...
yha itu meyakinkan saya bahwa mereka ga seperti lagu mereka..
semuanya hanya sebuah pelarian dari ketidak bahagiaan mereka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar