Selasa, 28 Januari 2014

Terikat rantai tak terlihat

Ketika menunggu waktu sidang, aku merasa diri ini terikat oleh rantai tak terlihat dibagian kaki namun terasa yg menghalangi gerakan untuk pergi jauh dari bandung tempatku belajar di itb, perasaan itu akhirnya terlepas saat diumumkan aku telah lulus, namun segera tuntutan lain dan beban yg lebih berat aku rasakan ketika itu juga, yaitu beban dan tanggung jawab sebagai anak laki2 tertua di keluarga, aku merasakan seperti sebuah batu besar yg diletakkan dipundakku dan aku aku mengangkatnya sepanjang waktu kini hingga aku mati...
Aku beralasan tak melakukan apapun saat kakiku terikat tujuanku agar bisa lepas darinya, namun kini aku harus memperkuat tubuhku untuk bisa mengangkat beban itu,
Ya Allah, engkaulah yg maha kuasa, anugrahkanlah kepadaku kekuatan untuk menanggungnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar