Rabu, 28 Januari 2026

Sama sama

Perbaikan perlu dimulai dari diri sendiri
Melihat orang lain hanya akan membutakan mata terhadap kesalahan sendiri
Seumpama peribahasa "semut di seberang lautan tampak, gajah dipelupuk mata tak tampak"
Sama saja
Kita semua sama2 diuji
Kita semua sama2 melakukan
Kita semua sama2 bersalah

Yg membedakan hanya posisi dan situasi

Saat kita mengkritik pemerintah pakai mobil TOT to wik wik untuk menerobos kemacetan, kita juga memanfaatkan ambulance untuk lewat dibelakangnya, atau lewat trotoar yg untuk pejalan kaki

Saat kita mengkritik pemerintah mengangkat sekutunya, kita lebih nyaman bekerja dengan teman atau saudara yg kita kenal baik

Saat kita mengkritik pemerintah memberi izin untuk pembukaan lahan, sehingga terjadi bencana, kita dengan mudah buang sampah di sungai dan selokan, dampaknya juga banjir

Saat kita mengkritik pemerintah tidur saat rapat, kita sering tidur saat sekolah

Saat kita mengkritik pemerintah anti kritik, kita sendiri marah saat di tegur

Sama2 oportunis, mengambil manfaat dr sebuah kondisi, level dan posisi nya saja yg berbeda.

Sehingga semua orang memiliki ujiannya masing2, memiliki jalan hidayahnya sendiri2, yg pasti kita tahu adalah Allah maha Adil dan maha Bijaksana, serta Maha Mengetahui

 

Selasa, 13 Januari 2026

Masih Baper

Aku berusaha untuk tidak baper, tapi sulit untuk memisahkan antara hati dan profesionalitas kerja 
Sudah aku coba untuk menempatkan diri sesuai posisi, tapi apa daya ternyata hati ikut tersakiti.

Ya Allah, ini mungkin lagi2 dampak dari berharap pada manusia dan dosa.

Kerusakan dan masalah muncul setelah berbuat. 

Aku makin bingung, tak tau arah dan sembarangan.

Sepertinya pendekatan frontal belum menjadi kesukaanku, aku masih senang menghindari konflik dan diam saja serta mengamati

Perlukah aku showing my self dengan konsekuensi konflik, atau cara pandangku saja yg salah.