Melihat orang lain hanya akan membutakan mata terhadap kesalahan sendiri
Seumpama peribahasa "semut di seberang lautan tampak, gajah dipelupuk mata tak tampak"
Sama saja
Kita semua sama2 diuji
Kita semua sama2 melakukan
Kita semua sama2 bersalah
Yg membedakan hanya posisi dan situasi
Saat kita mengkritik pemerintah pakai mobil TOT to wik wik untuk menerobos kemacetan, kita juga memanfaatkan ambulance untuk lewat dibelakangnya, atau lewat trotoar yg untuk pejalan kaki
Saat kita mengkritik pemerintah mengangkat sekutunya, kita lebih nyaman bekerja dengan teman atau saudara yg kita kenal baik
Saat kita mengkritik pemerintah memberi izin untuk pembukaan lahan, sehingga terjadi bencana, kita dengan mudah buang sampah di sungai dan selokan, dampaknya juga banjir
Saat kita mengkritik pemerintah tidur saat rapat, kita sering tidur saat sekolah
Saat kita mengkritik pemerintah anti kritik, kita sendiri marah saat di tegur
Sama2 oportunis, mengambil manfaat dr sebuah kondisi, level dan posisi nya saja yg berbeda.
Sehingga semua orang memiliki ujiannya masing2, memiliki jalan hidayahnya sendiri2, yg pasti kita tahu adalah Allah maha Adil dan maha Bijaksana, serta Maha Mengetahui
Tidak ada komentar:
Posting Komentar